
"Satu hal yang sudah pasti," ujarnya. "Anda akan selalu dipengaruhi oleh orang terdekat dalam hidup Anda. Pengaruh ini bisalah baik. Atau bisa juga buruk. Pertanyaan yang setiap perempuan muda dalam hubungan romantis perlu pertanyakan adalah apakah dalam hubungan ini ia menjadi orang yang lebih baik atau tidak... Hubungan tersebut sebaiknya mempengaruhi Anda dalam kebaikan."
"Apa yang akan menarik seorang pria yang lapar dan memiliki hati untuk Tuhan kepada orang yang tidak seperti itu? Jadi jika Anda ingin memperbesar potensi tingkat kesehatan dari hubungan apapun mendatang, anda seharusnya membuat persetujuan dengan diri Anda sendiri sebelumnya. Anda perlu menjadi seseorang apa yang Anda cari."
"Kita belajar banyak dari hubungan-hubungan - bahkan hubungan yang berakhir tidak baik. Hubungan-hubungan mengajarkan tentang diri kita sendiri - kekuatan-kekuatan atau kelemahan-kelemahan, kepekaan dan ketidakpekaan, kemauan untuk berkorban dan mengampuni, kemampuan untuk mempercayai, berbagi, mencintai. Dan hubungan-hubungan mengajarkan kita mengenai hubungan-hubungan - apa yang kita mau dan apa yang tidak (mempelajari apa yang tidak Anda inginkan adalah informasi berharga), apa yang kita butuhkan, dan apa yang sudah pasti kita tidak mau kita lepaskan dalam hidup kita. Semua ini penting bagi kita untuk diketahui dan kebanyakan dari itu bisa dipelajari melalui hubungan kita dengan pasangan kita."
"Desain Tuhan bagi pernikahan yang intim - dekat secara emosional dan keterikatan. Diperlukan satu sama lain - sama-sama memberi, sama-sama tidak mementingkan diri sendiri dan berkorban, sama-sama saling memprioritaskan. Mengetahui bahwa Anda dinomorsatukan membuat Anda percaya dan memberikan diri Anda pada orang tersebut. Dalam konteks cinta ini kita merasakan aman dan dipenuhi. Sedikit dari apapun yang terhilang dari desain Tuhan ini - dan terhilang desain Tuhan selalu membawa kepada hati yang sakit."
Harvey - jawaban.com / crosswalk.com
No comments:
Post a Comment