Friday, March 06, 2009

.....Jalan terus, jangan berhenti


Di manakah semangat yang dulu kita punya?

Di manakah tekad kuat yang dulu aku pegang sementara orang mencibir?

Apakah mentalku sebegitu lemah sehingga aku mudah menyerah ?

Apakah mudah bagiku untuk berkata “saya bosan, mari kita berhenti……?”

Itukah sebabnya kita….

  • Melakukan diet, namun kita tetap gemuk
  • Bersekolah, namun kita bilang ‘terlalu berat’ sehingga kita keluar
  • Membina hubungan yang dekat dengan susah payah, jadi kita mundur
  • Menulis buku penuh tuntutan, jadi kita membatalkannya
  • Mengatasi pertikaian dalam perkawinan itu melelahkan, jadi kita berjalan pergi
  • Memegang satu pekerjaan terasa berat, jadi kita mencari pekerjaan lain

(Charles R. Swindoll – Tumbuh semakin kuat dalam musim kehidupan)

Apakah begitu ?


Banyak orang yang bilang :

Singkirkan dia dari situ !

Siapa yang membawa dia ke sini ?

Mana keluarganya ?

Somebody, please stop her / him !


…………Sekarang jalan terus… jangan berhenti… Jalan terus… Jangan berhenti, jangan menyerah…….


Saya adalah pejiarah yang – juga – akhir-akhir ini begitu sering menderita kelelahan. Jalan terasa menjadi panjang dan harapan terasa begitu tipis. Saya sering bertanya-tanya “apakah semua layak dikerjakan” – merapikan semua yang berantakan dan hidup dengan semua tanggung jawab… Punya impian tapi seolah begitu kama menunggu pencapaiannya…

Apa yang membuat kita begitu cepat berhenti ? Apakah jawabannya ?



Apapun itu, ijinkan saya membungkuk ke telinga setiap anda yang juga mengalami hal yang hampir sama dengan saya… Sebelum anda menyerah… Dan hanya puas memainkan ‘chopsticks’ daripada “berusaha lebih lagi untuk memainkan ‘Minuet’”…

Keep on playing… Don’t stop. Keep on playing…. Don’t stop……. Don’t stop…….

Referensi :

  • Galatia 6 : 9
  • 1 Kor 15 : 58
  • 1 Petrus 5 : 8, 10

No comments:

Book Printing
Book Printing