
Udah denger berita yang beredar tentang styrofoam ?
Ini masih kontroversi, cuma menarik untuk di bahas.
Kan sekarang apa-apa mahal. Iya nggak ? Jadi orang pasti cari cara - apa lagi untuk businessman dan businesswoman yang skala gede maupun kecil - untuk nge-press biaya. Pasti lah ya..
Nah, untuk yang jualan makanan, catering, hantaran, de-el-el sekarang ini lagi musim banget pake styrofoam. Itu lho, wadah putih pengganti plastik untuk tempat makanan yang ringaan banget, tapi praktis.
Kenapa pada pake itu ?
Kan murah... Itu yang utama. Dengan bentuk dan besar yang bervariasi dengan tambahan kepraktisannya, harganya cuma berkisar antara Rp. 250 - 400 aja. Kalo dibanding plastik ya jelas menang lah.
Tapi ternyata ada bahaya yang mengancam.
Katanya ya... (kata peneliti dari tipi-tipi lokal) salah satu bahan bakunya adalah bensin. Tambah lagi, kalo diisi makanan, akan melepaskan molekul racun. Terutama sih, yang styrofoam-nya gampang lembek, permukaannya kasar dan keliatan nggak licin karena nggak dilapisi plastik. Terutama lagi, celakanya, gampang di dapat di mana aja - kan selama ada pengguna akan ada yang selalu menyuplai...
Nah lo.
Trus gimana transfernya ?
- makanan panas
- makanan dingin yang disimpan dalam wadah styrofoam dalam waktu lama
- berkadar lemak tinggi
- berkadar asam tinggi
- de-el-el...
Gimana dong ?
Ada yang mau komen ? Ditunggu... :)
No comments:
Post a Comment